Showing posts with label asam urat. Show all posts
Showing posts with label asam urat. Show all posts

5 Tanaman Obat Penakluk Asam Urat

Add Comment
Peduli Kesehatan - Salam hangat sobat sehat, di Indonesia, tanaman obat atau herbal tumbuh subur karena kondisi iklim yang sangat mendukung. Berbagai ribuan macam tanaman obat ada di sini, dari yang sudah sangat awam di masyarakat sampai yang mungkin baru saja kita tahu. Dari berbagai macam tanaman obat tersebut beberapa berkhasiat untuk penakluk asam urat. 

Pengobatan secara tradisional/alami menjadi salah satu alternatif untuk menanggulangi penyakit asam urat. Walaupun hasilnya tidak secepat obat kimia, tetapi efek buruk yang ditimbulkan sangat rendah.

Tanaman obat yang dapat digunakan untuk menaklukkan penyakit asam urat harus mempunyai sifat diantaranya :
  1. Bersifat diuretik yaitu dapat memperbanyak keluarnya air kencing.
  2. Antiinflamasi / anti bengkak
  3. Analgesik / penghilang rasa sakit
  4. Melancarkan peredaran darah.
  5. Menghancurkan batu ginjal.
Berikut ini jenis tanaman obat serta resep yang bisa sobat sehat praktekkan :

1. Alang-alang (Imperata Cylindrica Beauv)
  • Penjelasan : Alang-alang mempunyai bentuk mirip rumput gajah dan daun serai. Alang-alang tumbuh liar di lahan tanpa harus dibudidayakan. Tanaman ini mudah ditemukan di pinggir sawah yang tidak berair.
  • Resep : akar alang-alang 60 cm, tempuyung 7 lembar, akar sidaguri 1 genggam dan lada 5 biji.
  • Pembuatannya : Semua bahan dicuci bersih, kemudian direbus dengan 2 gelas air ukuran 250 cc dan sisikan 1 gelas. Minum 2 kali sehari, pagi dan sore masing-masing 1/2 gelas.
2. Belimbing Wuluh (Averrrhoa Bilimbi L)

  • Penjelasan : Tanaman ini bisa mencapai tinggi 10 m. Buah bergerombol sangat banyak dan menempel pada batang. Buah belimbih wuluh mempunyai cita rasa yang sangat asam. Kandungan yang ada pada tanaman ini adalah asam sitrat, polifenol, saponin, tanin dan glikosida.
  • Resep : daun alpokat 7 lembar, tempuyung 3 lembar, daun belimbing wuluh 1 genggam dan mengkudu 1 bua.
  • PembuatannyaSemua bahan dicuci bersih, kemudian direbus dengan 2 gelas air ukuran 250 cc dan sisikan 1 gelas. Minum 2 kali sehari, pagi dan sore masing-masing 1/2 gelas.
3. Daun Alpokat (Persea Americana Mill)

  • Penjelasan : Tanaman alpokat dapat ditemukan di dataran tinggi maupun rendah. Tinggi tanaman ini bisa mencapai 10 m. Kandungan yang ada dalam alpokat meliputi alkaloida, saponin, dan flavanoida. Daun alpokat mempunyai kemampuan diuretik yaitu pngeluaran air kencing. Jadi kelebihan asam urat dikeluarkan melalui kencing.
  • Resep : daun alpokat 3 lembar, daun pegagan 5 lembar, dan daun salam 7 lembar.
  • PembuatannyaSemua bahan dicuci bersih, kemudian direbus dengan 2 gelas air ukuran 250 cc dan sisikan 1 gelas. Minum 2 kali sehari, pagi dan sore masing-masing 1/2 gelas.
4. Kumis Kucing (Orthosiphon Stamineus Benth)

  • Penjelasan : Tanaman kumis kucing mempunyai bunga berwarna putih seperti kumis kucing. Tinggi tanaman ini tidak lebih dari 1 m. Tanaman ini menyukai suasana yang lembab. Ketika musim kemarau perlu penyiraman yang ekstra agar tidak mati. Kandungan yang ada dalam kumis kucing diantaranya zat samak, saponin, minyak asiri dan faram kalium.
  • Resep : daun belimbing wuluh 1 genggam, meniran 3 batang, dan daun kumis kucing 11 lembar.
  • PembuatannyaSemua bahan dicuci bersih, kemudian direbus dengan 2 gelas air ukuran 250 cc dan sisikan 1 gelas. Minum 2 kali sehari, pagi dan sore masing-masing 1/2 gelas.
5. Mengkudu (Morinda Citrifolia L)
  • Penjelasan : Tanaman ini biasa disebut dengan pace. Tinggi tanaman mengkudu bisa mencapai 10 meter. Buah mengkudu memiliki banyak biji dan memiliki aroma yang kurang sedap. Kandungan yang ada tanaman ini meliputi protein, zat besi, kapur, morindin serta oligarin. Mengkudu bersifat anti bakteri, sedatif dan analgesik.
  • Resep : meniran 3 batang, rambut jagung 1 genggam, kumis kucing 17 lembar, mengkudu 1 buah dan lidah buaya 1 pelepah.
  • PembuatannyaSemua bahan dicuci bersih, kemudian direbus dengan 2 gelas air ukuran 250 cc dan sisikan 1 gelas. Minum 2 kali sehari, pagi dan sore masing-masing 1/2 gelas.
Usahakan dalam merebus resep-resep tadi lebih baik menggunakan periuk/wadah yang terbuat dari tanah liat. Gunakan api kecil agar proses pematangannya merata dengan sempurna. Selamat mencoba sobat sehat, semoga cocok dengan resep yang telah dibagikan. Semoga artikel tentang 5 Tanaman Obat Penakluk Asam Urat dapat bermanfaat bagi sobat sehat.

Eat Well, Live Well, 100% Fully Charged

Serba Serbi Mengenai Asam Urat yang Perlu Diketahui

Add Comment
Peduli Kesehatan - Salam hangat sobat sehat, penyakit asam urat, siapa sih yang tidak kenal dengan penyakit yang satu ini. Namanya begitu popular khususnya di kalangan orang tua. Namun jangan salah asam urat tidak hanya menyerang orang tua tapi anak mudapun bisa terserang asam urat.

Tapi tahukah sobat sehat?bahwa sebenarnya setiap manusia memiliki yang namanya asam urat! wow, banyak yang tidak tahu bukan? yang beredar di kalangan masyarakat ngilu di persendian itu ya berarti asam urat, padahal tidak semua nyeri sendi disebabkan oleh asam urat. Pada setiap metabolisme manusia yang normal justru dihasilkan yang namanya asam urat, tapi produksi ini tidak boleh berlebihan.

Asam urat merupakan hasil akhir metabolisme purin yang menghasilkan senyawa sukar larut dalam air yang berbentuk kristal berwarna putih dengan rumus kimia C3H2N403. Kristal ini membentuk di dalam tubuh sebagai hasil metabolisme protein. Jika kosentrasi asam urat berlebihan dalam tubuh itu disebabkan oleh kegagalan metabolisme atau disebut dengan gout. Namun, masyarakat lebih mengenal dengan penyakit asam urat.

Penyakit asam urat dibagi menjadi 2 jenis :
  1. Penyakit asam urat (gout) primer : Penyebab asam urat jenis ini disebabkan faktor genetik dan hormonal yang menyebabkan gangguan metabolisme sehingga meningkatkan produksi tapi pengeluarannya menurun, sehingga menumpuk di dalam tubuh.
  2. Penyakit asam urat (gout) sekunder : Penyebab asam urat jenis ini pada umumnya disebabkan oleh pengaruh makanan yang dikonsumsi mengndung kadar purin yang tinggi, contohnya jeroan, kerang, bayam, melinjo, dll.
Layaknya penyakit kanker, penyakit asam urat juga memiliki 4 tahapan/stadium keparahannya. Berikut penjelasan lengkapnya :

  1. Stadium I (Tahap Asimtomatik) : Stadium ini ditandai dengan meningkatnya asam urat tetapi tidak dirasakan oleh penderita, karena tidak merasakan gejala seperti nyeri maupun bengkak.
  2. Stadium II (Tahap Akut) : Biasanya terjadi dengan ditandai serangan radang sendi yang hebat, terasa nyeri dan bengkak.
  3. Stadium III (Tahap Interkritikal) : Tahap interval di antara dua serangan akut, biasanya terjadi setelah satu atau dua tahun kemudian.
  4. Stadium IV (Tahap Kronik) : Tahap ini ditandai dengan terbentuknya tofi dan deformasi yaitu perubahan bentuk pada sendi yang tidak bisa kembali ke bentuk sendi sebelumnya. Pada kondisi ini penderita akan merasa sakit terus menerus dan panas di seluruh badan serta tidak bisa jalan karena sendi sudah menjadi kaku.

Tanda-tanda atau gejala penyakit asam urat :

  • Bengkak pada persendian
  • Rasa nyeri pada tungkai kaki
  • Rasa pegal di tangan yang menjalar ke punggung
  • Pinggang sakit
  • Persendian berwarna merah
  • Tidak sanggup berjalan
Pemeriksaan laboratorium sangat disarankan untuk informasi yang lebih akurat, agar tidak menduga saja. Kadar asam urat normal pada laki-laki adalah 3,5 - 7 mg/dl sedangkan pada perempuan 2,6 - 6 mg/dl. Kadar asam urat di atas normal disebut hiperurisemia.

Cara mengobati penyakit asam urat dibagi menjadi 4 pola :

  1. Diet : Arti diet sebenarnya adalah pengaturan pola makan dan minum dalam jumlah, jenis maupun waktu mengkonsumsinya. Pencetus terjadinya asam urat adalah pola makan yang tidak sehat khususnya dalam mengkonsumsi makanan dan minuman dengan kadar purin yang tinggi. Jadi dengan membatasi asupan jenis makanan minuman kadar purin tinggi bisa mencegah penyakit asam urat.
  2. Terapi : Beberapa metode terapi yang dapat diterapkan untuk penyakit asam urat meliputi akupuntur, refleksi, moksibasi (akupuntur dengan bara api), bekam, dan disinar inframerah.
  3. Obat : obat yang dapat dikonsumsi adalah kolkisin, OAINS, obat golongan urikosurik, dan obat penghambat Xantin Oksidase.
  4. Jamu : Pengobatan dengan cara tradisional yaitu memanfaatkan tanaman yang mampu mengobati asam urat antara lain alang-alang, daun alpukat, seledri, daun salam, tanaman putri malu, sirsak, dll.

Berikut tips yang dapat sobat sehat lakukan untuk mengendalikan asam urat :

  • Pola makan sehat yang seimbang dengan memilih karbohidrat kompleks, protin tanpa lemak seperti tahu dan lemak esensial yang sehat.
  • Hindari makanan dengan purin tinggi, pilihlah makanan yang rendah purin seperti selada, kol merah, kubis.
  • Konsumsi zat penurun asam urat seperti blueberi, stroberi, bawang putih, tahu dan minyak zaitun.
  • Manfaatkan tanaman herbal alami.
  • Olahraga teratur sebanyak 3-5 kali seminggu, jangan terlalu berat cukup dengan jalan kaki atau joging.
  • Kurangi berat badan jika berlebihan.
  • Tidak mengonsumsi minuman beralkohol.
  • Hindari mengkonsumsi sayuran yang berwarna hijau pekat seperti bayam dan kangkung.
Jika sudah pernah terserang penyakit asam urat usahakan lebih memerhatikan asupan makanan yang masuk di dalam tubuh, agar tidak bertambah parah, karena jika sudah parah untuk aktivitaspun akan sangat mengganggu. Semoga artikel tentang Serba Serbi Mengenai Asam Urat yang Perlu Diketahui dapat bermanfaat bagi sobat sehat.
Eat Well, Live Well, 100% Fully Charged